Gubernur Melki: ETMC Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola NTT, dr. Dion Bria Seran Apresiasi Semangat Pembinaan Usia Muda

NTT, Matakompas.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menegaskan bahwa El Tari Memorial Cup (ETMC) bukan hanya ajang kompetisi, melainkan fondasi penting pembinaan sepak bola usia muda dan pintu masuk menuju industri olahraga yang menjanjikan di NTT.
Dalam sambutannya saat membuka ETMC ke-34 di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Gubernur Melki menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan sepak bola NTT.
Ia menilai, semangat daerah dalam menyelenggarakan turnamen ini menunjukkan betapa kuatnya akar olahraga di bumi Flobamorata.
“Dalam perspektif Kementerian Pemuda dan Olahraga, NTT memiliki satu cabang olahraga yang berpotensi menjadi industri besar, yakni sepak bola. Potensi ini harus terus diasah, dirawat, dan dikelola secara profesional agar mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegas Gubernur Melki, (9/11/2025).
Turnamen ETMC 2025 diikuti 28 tim dari seluruh kabupaten dan kota se-NTT, menjadi bukti nyata bahwa semangat sportivitas dan persaudaraan terus tumbuh di kalangan generasi muda.
Gubernur Melki juga mengapresiasi panitia, pelatih, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi menjadikan turnamen ini berjalan sukses.
Ia berharap ajang ini melahirkan lebih banyak bibit pemain berbakat yang kelak bisa membanggakan NTT di level nasional bahkan internasional.
Apresiasi serupa datang dari dr. Dion Bria Seran, Direktur Sepak Bola PS Malaka Manumeo FC, yang menilai keberhasilan penyelenggaraan ETMC 2025 sebagai cermin kemajuan pembinaan olahraga di daerah.
“Kami sangat bangga dengan kerja keras panitia ETMC Kabupaten Ende, pelatih, dan pemain. Pembukaan ETMC tahun ini bukan sekadar meriah, tapi menjadi simbol kebangkitan sepak bola NTT,” ungkap dr. Dion kepada Mata Kompas usai acara pembukaan.
Stadion Marilonga sore itu dipenuhi sorak-sorai ribuan penonton. Dari tribun hingga lapangan, semangat kebersamaan terasa hidup, menandai bahwa ETMC bukan sekadar turnamen, tetapi wadah untuk menyalakan kembali api semangat olahraga NTT di bawah dukungan penuh pemerintah provinsi.*** Eky Luan