DaerahHukum

Terkait Kasus Dugaan Adanya Penutupan Kantor Lembaga Bantuan Hukum Di Denpasar, Ini Penjelasan Kasat Reskrim

DENPASAR, MataKompas.com | Terkait dengan kasus viral di media adanya dugaan penutupan dan penyegelan Kantor Lembaga Advokasi Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) di Blok C1 Jalan Badak Agung, Sumerta Kelod, Renon Denpasar sesuai dengan pengaduan masyarakat yang diterima Polresta Denpasar Dumas /120/ V/ 2023 Spkt. Unit Reskrim / Polsek Dentim / Polresta Dps / Polda Bali tanggal 20 Mei 2023 sebagai pelapor I Made Suardana, SH.,MH. dan sebagai terlapor AA Ngurah Mayun Wira ningrat, DKK. dengan dugaan tindak pidana kejahatan terhadap kemerdekaan orang.

Dari keterangan pelapor I Made Suardana bahwa pada 19 Mei 2023 salah satu terlapor telah memarkir mobil merk Feroza di depan kantor LABHI dan pada 23 Mei 2023 terjadi pemasangan triplek.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Losa Lusiano Araujo, SIK.
Membenarkan saat ini pihaknya sedang menangani kasus tersebut,
penyidik telah menerima pengaduan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut serta kepemilikan sah atas tanah yang menjadi obyek sengketa.

“Laporan tersebut sudah kami tangani dan proses, sampai saat ini telah masuk tahap penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus tersebut” jelas Kasat Reskrim.

Ditambahkan Kompol Losa, penyidik sampai saat ini telah memeriksa 15 saksi baik dari pihak pelapor dan terlapor.

“Terkait dengan pemberitaan adanya ancaman kekerasan juga masih kami dalami dan lakukan pemeriksaan intensif,” jelasnya. (Red).

 

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button