Politik

HUT Partai Demokrat ke 20, DPD Bali Peduli dan Berbagi Dimasa Pandemi

Matakompas.com, Denpasar – Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke 20 dimana selama 20 tahun berjuang bersama rakyat maka rakyatlah yang menentukan pemimpin rakyat ke depan

Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta menjelaskan dimasa pandemi sekarang yang paling terdampak adalah masyarakat, kami merasakan betul situasi dan kondisi masyarakat bawah.

Sesuai intruksi ketua umum wajib hukumnya anggota fraksi di dapilnya masing – masing, begitu juga pengurus yang ekonominya cukup untuk bisa berbagi, baik itu berupa sembako, makanan atau vitamin.

“Ini memang diwajibkan terhitung sejak bulan Agustus sampai 31 September 2021 wajib kami laporkan ke Dewan Pimpinan Pusat ,” jelasnya, Kamis 09/09/2021 di Kantor DPD Partai Demokrat Bali

” Kegiatan itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat, Puncak Ulang Tahun kita berbagi kepada para Tuna Netra yang sangat terdampak karena PPKM, kami membagikan sembako dan uang transport serta ada juga data nama – nama yang belum masuk yang akan dibantu juga”, ucapnya

Di bulan bakti ini kami akan selalu bergerak sampai tanggal 31 September ini untuk membantu masyarakat yang terdampak covid – 19.

Terutama Bali yang sangat tergantung lada sektor pariwisata terpukul paling keras sampai. minus 5 kwartal dalam sejarah kalau Bali mengalami hal yang sangat menyedihkan.

 

Bali sekarang masih PPKM level 4 aktivitas sangat terbatas jadi kita berharap pemerintah bisa melonggarkan diturunkan ke level 3 sehingga aktivitas masyarakat bisa pelan – pelan bisa bergerak kembali.

Disinggung elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menduduki tingkat 2, Mudarta menjelaskan karena hasi survey tingkat nasional 34 provinsi masyarakat tingkat paling bawah sekarang sudah melihat eksistensi partai Demokrat di masyarakat ketika masa pandemi ini justru partai Demokrat yang paling dominan tampil.

Hampir 80% partai koalisi ada di partai Demokrat sekarang pemerintah tidak mampu mengatasi pandemi akhirnya masyarakat bisa membandingkan 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari tahun 2004 sampai 2014 ekonomi Indonesia tumbuh 6% bisa membayar hutang kepada IMF , Indonesia masuk dalam 20 negara maju bahkan pertumbuhan negara Indonesia pernah menyentuh ranking 2 setelah Tiongkok.

“Inilah yang menjadi pertimbangan masyarakat kalau AHY menduduki peringkat 2 dalam polling suara. Ketika Demokrat diberikan mandat oleh rakyat bisa melaksanakan dengan baik seperti janji politik, visi misi itu harus dilaksanakan”, jelasnya.

Kalau sekarang yang dieksekusi cuma 40% sedang 60% janji elit politiknya tidak di eksekusi makanya ekonomi makin terpuruk.

Ke depan tahun 2024 pemilih kelompok millenial hampir 52% dan mayoritas tidak berpartai dan mereka memiliki pilihan sendiri secara indevendent bisa menentukan.

“Ketika dihadirkan tokoh sekaliber AHY banyak para pengamat menyebut AHY adalah pemimpin nasional berkaliber dunia memang sangat layak jadi pemimpin Indonesia ke depan.

Kalau pemimpin ha ya tk gkat nasional kalau tingkat global akan kalah bersaing”,  pungkas Mudarta. (Red/Yut).

  Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button